KORIDOR

Kadis PU Diminta Tertibkan Konsultan Pengawas Proyek Gamalama Modern

Iklan
TERNATE – Pengawasan proyek Gamalama Modern senilai Rp 19,7 miliar (Tepatnya Rp 19.757.600.000) dinilai tidak efektif dan cenderung kacau. Penyebabnya, dalam beberapa minggu terakhir, pihak konsultan sudah jarang terlihat di lokasi. Padahal pekerjaan proyek mulai memasuki masa-masa krusial, yakni pemasangan tiang pancang.
Disebut krusial karena tiang pancang dipasang menggunakan drop hammer. Sehingga kehadiran pihak konsultan sangat dibutuhkan untuk mengawasi maupun memberikan masukan. Untuk itu sejumlah pihak mulai mendesak agar Kepala Dinas PU Kota Ternate, Risval Tri Budhyanto, segera menertibkan konsultan pengawas, agar tidak menghambat pekerjaan.
Ketua Lembaga Pemantau Proyek Publik (Lepprop) Malut, Tahir N. Ma’ruf, menilai, dugaan jarang hadirnya konsultan di lokasi proyek perlu segera ditindaklajuti dengan pemberian sanksi. Sebab proyek Gamalama Modern harus mendapat pengawasan super ketat untuk menghasilkan konstruksi yang kuat, karena akan digunakan oleh Matahari Department Store.
“Saya menyarankan agar konsultannya diganti, karena dianggap lalai dari tugas. Sebab proyek ini, peluang terjadi addendum cukup tinggi. Sementara syarat addendum harus ada persetujuan bersama, termasuk dari konsultan pengawas. Bagaimana konsultan bisa memberikan persetujuan kalau mereka jarang di lokasi. Makanya lebih baik diganti saja,” kata Tahir.
Menariknya, di proyek ini muncul dua nama konsultan pengawas, yakni CV Lintas Raya Desain dan CV Datasimilar. Nama CV Lintas Raya Desain muncul karena tertulis jelas di papan proyek. Sementara nama CV Datasimilar muncul karena menurut informasi perusahaan itu menjadi pemenang di LPSE Ternate.
Namun ketika ditanyakan ke Daryanto, selaku pemilik CV Lintas Raya Desain, yang bersangkutan justru membantahnya. Ia mengaku bukan sebagai konsultan pengawas melainkan konsultan perencanaan.
“Waduh, mereka salah tulis. Bukan saya konsultan pengawasnya. Saya juga sudah sampaikan keberatan ke kontraktor dan meminta agar nama konsultan pengawas diubah, karena bukan Lintas Raya Desain. Kalau tidak salah konsultannya CV Datasimilar,” kata Daryanto yang merupakan Sekretaris Ikatan Nasional Konsulta Indonesia (Inkindo) Maluku Utara.
Sayangnya, ketika Direktur CV Datasimilar, M. Dwi Budianto dihubungi via telepon di nomor 081340128xxx, yang bersangkutan memilih tidak menjawabnya. (eko)
Iklan
Show More

Deteksi News

DETEKSI NEWS - Menggelorakan Optimisme

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close