ETALASE

Astaga, Proyek Asrama Haji 2017 tak Kunjung Selesai

Iklan
DETEKSI NEWS – Proyek pembangunan asrama haji Maluku Utara tahun 2017 menjadi sorotan publik. Penyebabnya proyek lima lantai senilai Rp 12,6 miliar yang ditangani Kanwil Kemenag Malut itu, hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda akan selesai. Padahal waktu pelaksanakaan sudah lama berakhir dan bahkan sudah melewati tahun anggaran.
Kuat dugaan, terlambatnya proyek yang bersumber dari anggaran jamaah haji, tepatnya dana Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) tersebut karena ditangani kontraktor abal-abal, yakni PT Wahyu Adi Guna. Perusahaan itu diketahui beralamat di Jalan SMA 14 nomor 46C lantai 2, Cililitan, Kramatjati, Jakarta Timur, DKI Jakarta.
 
Sesuai informasi yang diperoleh Deteksi News dari berbagai sumber menyebutkan, penandatanganan kontrak proyek yang berlokasi di Kelurahan Ngade, Ternate Selatan tersebut, dilakukan pada pertengahan Mei 2017, dengan waktu pelaksanaan selama 210 hari kalender, atau sekitar tujuh bulan. Dalam kurun waktu tersebut, kontraktor harusnya mampu menyelesaikan proyek hingga 31 Desember 2017.
Namun nyatanya, progres pekerjaan terlalu lambat. Tidak tersedianya material bangunan serta minimnya jumlah tukang dan lemahnya pengawasan dari konsultan, membuat pekerjaan selalu terhambat. Dan bahkan hingga Desember 2017, progres pekerjaan masih berada di bawah 60 persen, atau masih pekerjaan konstruksi lantai tiga.
 
“Informasinya PPK (pejabat pembuat komitmen) memberikan tambahan waktu selama 90 hari. Padahal harusnya langsung diberikan sangsi putus kontrak, karena keterlambatan murni kelalaian kontraktor,” kata salah satu sumber Deteksi News.
Sayangnya hingga saat ini, PPK proyek asrama haji, Amar Manaf, yang juga sebagai Kabid Penyelenggaraan Haji Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Malut, belum dapat dikonfirmasi. Beberapa kali Deteksi News mendatangi kantor kanwil di Sofifi maupun lokasi proyek, namun yang bersangkutan tidak dapat ditemui.
 
Demikian pula dengan pihak kontraktor. Ketika dihubungi via telepon di nomor 021-80870xxx, tidak diperoleh jawaban apapun. (eko)
Iklan
Show More

Deteksi News

DETEKSI NEWS - Menggelorakan Optimisme

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close