ETALASE

Proyek Rp 25,3 Miliar di Dispertan Malut Disoal

TERNATE, DETEKSINEWS.com – Keberadaan proyek bantuan benih jagung hibrida varietas umum 2 tahun 2018 senilai Rp 25,3 miliar (Tepatnya Rp 25.357.500.000), yang ditangani Dinas Pertanian Malut mulai disoal. Pasalnya, proyek tersebut tidak diketahui mekanisme pengerjaannya apakah dilakukan lewat lelang atau pengadaan langsung.

Sesuai data yang diterima redaksi Deteksi News, proyek ini bersumber dari APBN 2018, dengan Dinas Pertanian Malut sebagai satkernya. Proyek dikerjakan sejak Maret 2018 hingga September 2018.

Data RUP LKPP proyek bantuan benih jagung hibrida varietas umum 2

Proyek ini berupa pengadaan 551.250 ton bantuan benih jagung hibrida yang akan disalurkan ke kawasan sentra tanaman jagung, yang tersebar di beberapa kabupaten kota, yakni Halbar, Halsel, Halteng, Haltim, Kepulauan Sula, Pulau Morotai, Pulau Taliabu, dan Kota Tidore Kepulauan.

“Proyek ini masuk dalam program pengelolaan produksi tanaman serealia, yang bersumber dari Ditjen Tanaman Pangan, Kementerian Pertanian. Kami sudah mencoba menelusuri keberadaan proyek lewat dua LPSE, yakni LPSE Maluku Utara dan LPSE Pertanian, namun proyek tersebut tidak ditemukan,” ucap salah satu sumber Deteksi News yang meminta agar namanya tidak ditulis.

Ketua Lembaga Pemantau Proyek Publik (LEPPROP) Maluku Utara, Tahir Ma’ruf, juga mengaku pernah menerima laporan tersebut, namun belum sempat ditelusuri lebih dalam. Seingatnya, proyek itu bersumber dari APBN 2018.

“Kami akan dalam kembali laporan itu, jika memang ditemukan ada potensi pelanggaran hukum, kita akan dorong ke kejaksaan,” tegasnya.

Data RUP LKPP proyek bantuan benih jagung hibrida varietas umum 3

Dari hasil penelusuruan Deteksi News, proyek tersebut memang benar adanya, namun proyek tidak ditemukan di LPSE melainkan di RUP LKPP. Di website LKPP yang bisa diakses dengan mudah itu terdapat proyek bantuan benih jagung Hibrida varietas umum 2 dengan PAGU sebesar Rp 25,3 miliar (Kode RUP 17679942), dan bantuan benih jagung Hibrida varietas Litbang/umum 3 dengan PAGU sebesar Rp 282 juta (Kode RUP 17680150). Menariknya, kedua proyek ini dilakukan dengan metode penunjukan langsung (PL).

Sayangnya, Kepala Dinas Pertanian Malut, Ir. Idham Umasangadji, belum memberikan klarifikasi. Deteksi News sudah berupaya menghubungi yang bersangkutan via telepon seluler, namun tidak ditanggapi. (eko)

Show More

Azwar EKO

Penulis Nomor Register Kompetensi Dewan Pers: 3015-PWI/WU/DP/VI/2012/18/10/79 (Wartawan Utama)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close