HALMAHERA

Panitia Pilkades Diminta Berkerja Maksimal

JAILOLO, DETEKSINEWS.com – Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di 71 desa di wilayah Halmahera Barat, yang akan menggelar pilkades serentak pada Rabu (7/11/2018) hari ini, diminta untuk bekerja maksimal dengan menjaga netralitas sebagai penyelenggara. Sebab potensi munculnya konflik di pilkades serentak ini juga cukup tinggi, dan salah satunya hanya bisa dicegah lewat netralitas, profesional, independen, jujur dan adil dari panitia pelaksana.

Pemintaan itu disampaikan Ketua Komisi I DPRD Halmahera Barat, Djufri Muhammad. Dalam keterangannya kepada Deteksi News, politisi Partai Nasdem ini juga meminta panitia Pilkades agar dapat menciptakan suasana damai, serta mampu meredam semua tindakan yang dapat memicu terjadinya konflik antar pendukung pasangan calon.

“Pelaksanaan Pilkades serentak di Kabupaten Halmahera Barat ini merupakan yang kedua kalinya, sehingga sangat terasa perbedaannya. Untuk itu panitia Desa harus dapat menciptakan suasana aman dan damai,” kata Djufri.

Di satu sisi kata dia, minat untuk menjadi Kepala Desa pun sangat tinggi, sehingga persaingan juga semakin ketat. Apabila ada sikap keberpihakan dari panitia pelaksana dan itu terlalu terbuka, maka tidak menutup kemungkinan akan menimbulkan konflik.

Menurut Djufri, ada beberapa hal yang rawan menjadi pemicu konflik di Pilkades serentak, antara lain persoalan daftar pemilih hingga kepada sikap netral panita Pilkades yang cenderung diragukan paslon lain.

“Yang paling rawan juga ini soal daftar pemilih. Ini nanti ada yang tidak punya KTP di desa itu bisa saja ikut memilih. Nah ini salah satu potensi masalah yang harus diantisipasi penanganannya oleh panitia pelaksana,” katanya.

Djufri juga mengharapkan regulasi pelaksanaan Pilkades serentak bisa disosialisasikan ke masyarakat. Begitu juga para bakal calon Kades, wajib mengetahui aturan pelaksanaan Pilkades tersebut.

“(Pilkades) sudah ada perdanya. Jadi para calon kepala desa kalau ada yang kurang puas harus menggunakan jalur hukum sesuai aturan, jangan sampai membuat kubu sendiri di masyarakat, yang ujungnya bisa menciptakan konflik internal di desa,” paparnya mengingatkan. (lan)

Show More

Sahlan Kader

Wartawan Biro Halmahera Barat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close