ETALASE

RSUD Chasan Boesoirie Gagal Tuntaskan Proyek Rp. 26,3 miliar

TERNATE, DETEKSINEWS.com – Proyek pembangunan gedung rawat inap kelas I, II dan III senilai Rp 26,3 miliar (Tepatnya Rp 26.307.250.543,42) milik RSUD Chasan Boesoirie Ternate, ternyata tidak bisa dituntaskan. Hingga batas akhir kontrak tanggal 25 Desember 2018 lalu, progres fisik pekerjaan masih jauh dari harapan. Padahal sebelumnya, Direktur RSUD Chasan Boesoirie Ternate, dr. Syamsul Bahri sangat yakin proyek bisa diselesaikan tepat waktu.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Deteksi News, keterlambatan proyek yang bersumber dari DAK tahun 2018 ini, murni karena kelalaian kontraktor. Bayangkan saja, sejak kontrak ditandatangani pada 8 Juni 2018 lalu, kontraktor hanya mampu membangun fondasi bangunan selama empat bulan, yakni Juni sampai akhir September.

“Bahkan dalam kurun waktu empat bulan itu, tidak ada desakan dari pihak Rumah Sakit agar kontraktor mempercepat pekerjaan. Nanti setelah muncul pemberitaan, baru mulai ada rapat-rapat,” kata sumber Deteksi News.

Selain itu, informasi yang beredar menyebutkan bahwa proyek ini sudah dilakukan perpanjangan waktu berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) nomor 243 tahun 2015 tentang pelaksanaan anggaran dalam rangka penyelesaian pekerjaan yang tidak terselesaikan sampai dengan akhir tahun anggaran.

Sementara itu, Kuasa Direktur PT Sarjis Agung Indrajaya (kontraktor pelaksana), Renny, ketika dikonfirmasi di kantornya menjelaskan, keterlambatan proyek ini disebabkan karena adanya perubahan desain bangunan dari konsultan perencanaan. Akibatnya, pekerjaan baru bisa dilaksanakan mulai Agustus 2018.

“Justru pekerjaan kami ini terbilang cepat. Bayangkan dari Agustus ke Desember itu berapa bulan? tapi kami mampu menyelesaikan pekerjaan sampai dengan progres 80 persen,” katanya.

Renny juga mengakui sudah menerima surat perpanjangan waktu atau pemberian kesempatan untuk menyelesaikan pekerjaan selama 50 hari sampai 16 Februari 2019. Dan dirinya merasa yakin proyek bisa diselesaikan hingga batas waktu yang ditentukan. (eko)

Show More

Azwar EKO

Penulis Nomor Register Kompetensi Dewan Pers: 3015-PWI/WU/DP/VI/2012/18/10/79 (Wartawan Utama)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close