EKONOMI

Kadis Nakertrans Tiggalkan Hutang di Hotel D’Hoek

JAILOLO, DETEKINEWS.com – Pihak manajemen Hotel D’Hoek, Jailolo, Halmahera Barat (Halbar) mengaku, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Halbar, Justinus Rahelwarin, masih memiliki hutang sebesar Rp. 191 juta lebih, saat masih menjabat sebagai Kepala BKD Halbar tahun 2017 lalu. Hutang itu berasal dari pemakaian hotel saat BKD menggelar prajabatan CPNS.

Manager Hotel D’Hoek, Alwina Wari, kepada Deteksi News menjelaskan, jumlah total biaya pemakaian hotel saat prajabatan sebesar Rp. 191.112.000. BKD kemudian sudah membayar Rp.77.500.000. Dengan demikian, masih tersisa hutang sebesar Rp.113 juta lebih.

“Kami sudah konfirmasi langsung masalah ini ke kepala BKD yang baru, Jubair Latif. Dan beliau mengatakan bahwa uang untuk pembayaran kegiatan itu sudah dicairkan sejak 2017 lalu. Jika memang seperti itu, kenapa sampai sekarang belum juga dibayar kepada kami,” kata Alwina dengan nada bertanya.

Bahkan menurutnya, pihaknya juga sudah berulang kali melakukan penagihan. Malah sampai harus dimediasi Sekda Halbar. Namun sayangnya, mantan Kaban BKD Justinus Rahelwarin dianggap tidak punya itikad untuk melunasi seluruh hutangnya.

“Kami sudah tidak mau toleransi lagi. Makanya kami berikan waktu hingga Senin pekan depan untuk pelunasan. Jika tetap tidak dilunasi, maka kami akan laporkan ke polisi sebagai unsur penipuan,” tegasnya.

Alwina menambahkan, hutang SKPD di lingkup Pemkab Halbar bukan hanya di BKD. Namun Bagian Umum dan Perlengkapan Setda Halbar juga masih ada Rp 85 juta sejak tahun 2016. Oleh karenya, pihak manajemen berharap ada itikad baik dari pemkab untuk bisa melunasi hutang yang ada. (lan)

Show More

Sahlan Kader

Wartawan Biro Halmahera Barat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close