ETALASE

Proyek di Taliabu Belum Dibayar

TALIABU, DETEKSINEWS.com – Manajemen proyek di Pemkab Pulau Taliabu masih menjadi pertanyaan publik. Penyebabnya, ada beberapa proyek yang dilaksanakan tahun 2019 ini belum dibayar sepeser pun. Padahal pihak rekanan sudah melaksanakan pekerjaan fisik hingga mencapai 60 persen dan terus didesak untuk menyelesaikan proyek sebelum tahun anggaran berakhir.

Hal inilah yang menjadi sorotan Ketua bidang Bidang Satuan Pemuda dan Siswa (Sapma) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Pemuda pancasila (PP) Kabupaten Pulau Taliabu, Farik Ibrahim. Kepada Deteksi News, Selasa (3/12), Farik menjelaskan, jika dilihat dari limit waktu yang ada saat ini, pihak rekanan yang mengerjakan proyek pemda sangat dirugikan. Sebab, di satu sisi mereka terus dikejar untuk menyelesaikan pekerjaan. Namun di sisi lain, pemda justru belum membayar uang proyek.

“Contohnya proyek jalan ruas Samuya-Tubang, Kecamatan Taliabu Timur. Progres pekerjaannya sudah 60 persen, namun kontraktor belum menerima pembayaran satu sen pun dari pemda. Akibatnya apa, banyak kontraktor yang memilih berada di ibukota kabupaten untuk menunggu kepastian pencairan,” ungkap Farik.

Selain itu, Farik juga menyoroti proyek pemda yang sudah selesai lelang di Pokja ULP, namun sampai sekarang belum dilakukan penandatangan kontrak. Misalnya proyek Gelanggang Olahraga (GOR) mini di Kecamatan Tabona yang dimenangkan CV. Sunghaya Utama. Sampai hari ini kata Farik, proyek milik Dinas Pariwisata Pulau Taliabu tersebut belum ada kejelasan dokumen kontraknya.

“Ada juga proyek pembangunan jalan ruas Samuya-Tuban. Dimana penandatanganan kontrak baru dilakukan di bulan November lalu,” jelasnya.

Farik lantas mendesak Pemkab Pultab untuk segera membayar hak-hak rekanan yang sudah mengerjakan proyek namun belum menerima pembayaran. Pemda pun diminta untuk menjelaskan ke publik penyebab beberapa proyek yang belum dilakukan penandatanganan kontrak. (ajl)

Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close