LIPUTAN HALTENG

Seleksi Penyuluh Non PNS Diduga Banyak Loloskan Keluarga PNS Kemenag Halteng

HALTENG, Liputanmalut.com- Seleksi penyuluh non PNS tahun 2019 yang dilaksanakan Kantor Kementerian Agama Kemenag Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) diduga kuat syarat praktek nepotisme. Pasalnya, sejumlah peserta yang lolos seleksi diduga orang dekatnya sejumlah PNS pada bagian Bimas Islam Kemenag Halteng.

Salah satu oknum ASN Kemenag Halteng yang juga panitia seleksi penyuluh Jon PNS enggan nama nya dikorankan mengatakan hasil seleksi tes yang yang dilaksanakan panitia pada Kantor Kemenag Halteng dianggap tidak jujur dan terjadi penyimpangan karena seharusnya mereka yang tidak lulus. Padahal, kalau dilihat dari kemampuan SDM para peserta sangat mampu dengan sejumlah latar belakang sebagai pendakwah (ustad) dan jebolan pesantren, bahkan dalam persoalan ini nama salah satu staf bernama Ramli juga dituding mengatur nilai peserta

“Saya menilai hasil seleksi tes penyuluh non PNS Kemenag Halteng syarat kepentingan karena peserta yang seharusnya lulus tes tidak diluluskan, sementara yang tidak lulus diluluskan rata rata dari mereka yang lulus adalah keluarganya PNS Kemenag dibagian seksi bimas Islam, bahkan salah satu staf bagian Seksi bimas Islam bernama Ramli yang mengatur masalah nilai peserta” ujarnya.

Terpisah Ketua Panitia Seleksi Penyuluh non PNS, Sahdan Senen saat konfirmasi Fia telpon membantah dengan keras, menurut Sahdan pelaksanaan seleksi tes Penyuluh non PNS telah melalui prosedur karena semua tergantung nilai peserta masing masing berdasarkan tes tertulis dan wawancara, bahkan peserta yang tidak lulus karena nilai tidak mencukupi diatas 60 juga telah mengakui ketidak lulusan mereka dan sudah mendatangi panitia di Kantor Kemeng Halteng, ia juga membantah kalau dikatakan peserta yang lulus adalah keluarga PNS Kemenag menurut Sahdan pernyataan itu tidak benar.

“Semua sudah selesai dan masalah ini sudah diselesaikan ditingkat Kanwil Kemenag Provinsi karena ada yang sempat SMS ke Pak Kanwil dan sudah diselesaikan,” tegas Sahdan

Kendati demikian Sahdan juga mengakui bahwa dalam seleksi tes penyuluh non PNS yang di laksanakan berdasarkan rekomendasi masing masing Kepala Kantor Urusan Agama (KUA). “Ada yang sudah pernah jadi penyuluh ketika dalam seleksi tes tidak lagi mengikuti tes tertulis hanya diberlakukan tes wawancara,”tambahnya

Terpisah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kemenag Kabupaten Halteng, Kubais Baba ketika dikonfirmasi tidak mau menjelaskan panjang lebar dan mengarahkan wartawan untuk langsung konsultasi kepada panitia seleksi. “Ketua nya Pak Sahdan, Kasi Bimas Islam, karena itu tugas panitia dari pendaftaran sampai pada hasil seleksi penyuluh non pns,” singkat Kubais

Sementara itu, salah satu staf, Ramli yang disebutkan sebagai mengatur nilai peserta ketika dikonfirmasi Fia whatsApp tidak memberikan tanggapan apa-apa. (Maun)

Show More

Deteksi News

DETEKSI NEWS - Menggelorakan Optimisme

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close