Uncategorized

Tak Terima Putusan KPU, Kuasa Hukum Jaya-Aja Laporkan Ke Bawaslu

LABUHA, Liputanmalut.com- Tidak terima dengan keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Halmahera Selatan (Halsel), Calon Bupati dan Wakil Bupati perseorangan, Jaya Lamusu dan Ali Jaidun langsung melaporkan ke Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) setempat.

Amatan Redaksi LiputanMalut.com, Kuasa Hukum, Yusman Arifin mendampingi Paslon Jaya-Aja dan Tim IT, Irvan dJalil mendatangi kantor Bawaslu dan langsung menemui staf bagian pengaduan.

Kuasa Hukum Paslon Jaya-Aja, Yusman Arifin kepada sejumlah Wartawan dikantor Bawaslu Halsel mengatakan, pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati, Jaya Lamusu dan Ali Jaidun memiliki data dukungan lebih dari yang ditetapkan dalam syarat maksimal. “Data dukungan e-KTP yang kami masukkan itu 16.300 dan itu lebih dari persyaratan yang ditetapkan yakni 15.732,”tandasnya

Lanjut Yusman, Ironisnya saat pihaknya memasukan data dukungan tersebut justru dianggap bermasalah. Padahal, data offline sudah diinput oleh tim IT pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati, Jaya aja untuk ditransfer secara online. Lalu, Tim IT mengundang tekhnisi KPU ke Posko pemenangan untuk diminta petunjuk tetapi mereka mengaku tidak berani menginput karena bukan ruang kerja KPU.

“Ketika data di bawah ke KPU juga sama, karena mereka tidak bisa melakukan input data dari ofline ke oneline. Padahal data dukungan itu kami bawa ke KPU dari pukul 21.30 WIB dan sampai pukul 00.00 WIT tidak bisa diakses. Karena itu, kami melaporkan ke Bawaslu Halsel untuk diproses,”cetus Yusman

Sementara itu, tim IT Paslon Jaya-Aja, Irvan dJalil kepada wartawan mengatakan, kita sudah serahkan data dukungan sudah lebih dari syarat yang diatur dalam ketentuan tetapi KPU se enaknya menolak dan mengganggap ada data ganda identik. Padahal, data itu masih posisi ofline belum diinput ke oneline tetapi sudah dianggap ganda.

“Proses dari ofline mau di input ke oneline itu kami juga minta bantu ke KPU tetapi mereka juga tidak bisa mengakses. Bahkan, yang mendampingi itu Ketua KPU, Darmin dan stafnya, Jana itu pun tidak bisa di input ke oneline,”cetus Irvan

Ketua Bawaslu Halsel, Kahar Yasim dikonfirmasi terkait laporan paslon Jaya-Aja dia mengaku sudah menerima laporan dan di masukkan dalam data sengketa proses Pilkada. “Kita sudah berikan formulir petunjuk laporan untuk di isi oleh pasangan Calon,”tandas Kahar (Red)

Show More

Deteksi News

DETEKSI NEWS - Menggelorakan Optimisme

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close