SUPREMASI

Polisi Bekuk Pengguna Narkoba di Tikep

TIDORE, FNc—Kepolisian Resor (Polres) Tidore Kepulauan telah mengamankan 5 (lima) pelaku penyalagunaan narkotika jenis ganja pada Minggu, (01/03) sekitar pukul 02.50 WIT di Kelurahan Tuguwaji, Kecamatan Tidore, Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara.

Kelima pelaku yang ditahan tersebut berinisial MK, LH, FR, RA dan HE. Para pelaku itu berhasil ditangkap oleh team Resmob Polres Tidore berkat adanya infomasi dari masyarakat, bahwa ada yang sedang mengkonsumsi Narkotika jenis ganja di salah satu rumah warga inisial AT di kelurahan Tuguwaji.

Hal tersebut disampaikan oleh Kapolres Tidore Kepulauan AKBP Yohanes Jalung Siram dengan didampingi Kasat Reskrim Polres Tidore, AKP Dedy Yudanto, S.I.K dan Paur Humas IPDA Arjan Nasir dalam konferensi pers tindak pidana Narkotika di Mapolres Tidore, Kamis (05/03).

Dijelaskan, dari laporan tersebut, kemudian pelapor bersama dengan Team Resmob Polres Tidore Kepulauan menuju TKP untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait laporan itu.

“Sampai di tempat atau rumah sdra AT sekitar pukul 02.57 WIT, pelapor bersama Team Resmob langsung memantau tempat yang diduga terjadi penyalahgunaan narkotika golongan l jenis ganja kering tersebut,” kata Kapolres.

Dikatakan juga, setelah itu pelapor bersama team Resmob memantau. Dari hasil pemantauan ternyata benar informasi itu, kemudian sekira pukul 03.00 WIT pelapor bersama team Resmob langsung masuk ke dalam rumah sdra. AT dan mengamankan Sdra. MK bersama LH yang sedang mengkonsumsi atau menghisap ganja kering.

“Saat itu juga langsung mengamankan Sdra. MK akan tetapi sdra. LH melarikan diri dan keluar menuju jalan raya, kemudian bertemu dengan sdra. RA yang perlahan mengendari motor. Sdra. LH langsung menaiki motor dan mengatakan ayo tancap gas, akan tetapi team Resmob telah mengamankan sdra. LH dan sdra. RA ke rumah sdra AT bersama dengan sdra. MK,” jelas mantan Danyon B Pelopor Sat-Brimob Polda Malut.

Di tempat tersebut, team Resmob juga menyaksikan barang bukti 1 paket kecil yang di bungkus dengan kertas HVS dan sudah dicampur tembakau rokok marlboro dan setengah batang/lintin.

Dijelaskan juga, menjelang beberapa saat kemudian datanglah saksi sdra. HE ke rumah AT, Team Resmob mengamankan 4 pelaku ke Polres Tidore Kepulauan untuk di lakukan Interogasi, hasil dari interogasi sdra. MK memberitahu pada pukul 19.00 WIT sdra. MK bersama sdra. FR menggunakan (menghisap) di rumah sdra. FR pada pukul 04.00 WIT, team Resmob mendatangi Rumah sdra. FR untuk diamankan ke Polres Tidore, pada pukul 09.00 WIT, 5 pelaku tersebut di lakukan test urine.

“Dari hasil tes urine itu empat pelaku dinyatakan positif yakni MK, LH, FR, RA. Sementara HE dinyatakan negatif dan akhirnya dibebaskan,” tutur Kapolres.

Sementara barang bukti diamankan berupa,1 (satu) kenas HVS yang dilipat dan didalamnya terdapat ganja kering dengan berat : 1,9 gram bruto, 2 (dua) puntung ganja yang suda digulung dan sudah habis di gunakan dengan berat : 0.16 gram bruto, 1 (satu) linting (batang) ganja yang sempat di bakar dan sudah di matikan dengan berat: 0,45 gram bruto. 1 (satu) kenas HVS kusut yang dilipat dan dalamnya terdapat ganja kering barat : 1,74 gram bmto, 1 (satu) unit Handphone warna hitam merek OPPO tipe AS 2020. SIM cart Nomor.

Pelaku dikenakan Pasal 114 ayat (1) Sub Pasal 111 ayat (1) jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009, untuk pelaku berinisial MK dengan bunyi pasal, menawarkan, untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi, perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan Narkotika Golongan | dan menanam, memelihara, memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan Narkotika Golongan I dan atau permufakatan jahat untuk melakukan tindak pidana Narkotika dan prekursor Narkotika dipidana dengan penjara seumur hidun atau pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun pidana.

Denda paling sedikit Rp. 1.000.000.000 (satu miliar rupiah)” dan pidana paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 12 (dua belas) tahun dan pidana denda paling sedikit 8.00.000.000 (delapan ratus juta) dan paling banyak Rp. 8.000.000.000 (delapan miliar). atau pidana penjara yang sama sesuai dengan ketentuan sebagaimana dalam pasaI-pasal tersebut.

Sedangkan pelaku inisial LH, FR, dan RA dikenakan Pasal 111 ayat (1) Sub Pasal 127 ayat (1) huruf a jo Pasal 132 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 yang berbunyi menanam, memelihara, memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan Narkotika Golongan I dalam bentuk tanaman dan setiap penyalah guna Narkotika Golongan ! bagi diri sendiri dan atau percobaan atau permufakatan jahat untuk melakukan tindak pidana Narkotika dan prekursor Narkotika.

Pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 12 (dua belas) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp. 800.000.000 (delapan ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp. 8.000.000.000 (delapan ratus miliar rupiah) dan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun dan atau pidana penjara yang sama sesuai dengan ketentuan sebagaimana dalam pasal-pasal tersebut.(eky)

Show More

Deteksi News

DETEKSI NEWS - Menggelorakan Optimisme

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close