PEMERINTAHAN

Antisipasi Penularan Virus NCovid-19, Pemprov Malut Bentuk Tim Satgas

SOFIFI, Monitor Malut– Mengantisipasi penyebaran virus Novel Covid-19, Pemerintah Provinsi Maluku Utara telah membentukTim SatuanTugas (Tim Satgas) Kesiapsiagaan dan Kewaspadaan terhadap pencegahan dan pengendalian penularan Inveksi Novel Corona Virus. Tim tersebut, dibentuk berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Maluku Utara nomor 245/KPTS/MU/2020 yang ditandatangani pada tanggal 24 Februari 2020.

Dengan telah diterbitkannya SK Gubernur tersebut, Selasa, (10/3), telah dilaksanakan rapat koordinasi anggota Tim Satgas yang dipimpin Sekretaris Provinsi Maluku Utara, Drs. Syamsuddin A. Kadir di ruang rapat lantai 3 kantor gubernur, Sofifi.

Sekprov dalam arahan menyampaikan bahwa, saat ini virus nCovid-19 telah menjadi ancaman serius yang memerlukan upaya pencegahan secara serius. Untuk itu, Sekprov minta agar seluruh anggota yang tergabung dalamTim Satgas agar segera bergerak sesua itugas dan fungsinya masing-masing. Sekprov juga menghimbau kepada masyarakat agar jangan merasa takut yang berlebihan terhadap ancaman virus corona ini, tetapi harus juga waspada dan selalu mengikuti arahan dan petunjuk resmi yang dikeluarkan oleh instansi berwenang.

Banyaknya informasi yang tersebar mengenai virus ncovid-19 di media social belakangan ini, Sekprov mintakan agar Tim Satgas ini harus mampu mengklarifikasi jika informasi tersebut tidak benar. Karena itu, Ia meminta agar informasi terkait virus ncovid-19 hanya bisa keluar satu pintu.

Dalam kesempatan tersebut juga, dipaparkan Situasi terkini novel coronavirus di Maluku Utara oleh Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara, dr. Rosita Alkatiri yang secara garis besarnya menjelaskan bahwa, hingga tanggal 6 Maret 2020, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap 43 orang Tenaga Kerja Asing (TKA) di 4 kabupaten, yakni Kabupaten Halmahera Tengah 17 orang, Kabupaten Kepulauan Sula 1 orang, Kabupaten Halmahera Selatan 24 orang dan Kabupaten Halmahera Barat 1 orang. Ke 43 orang tersebut, 18 orang diantaranya telah melewati masa pengawasan (pasca pengawasan) dan dinyatakan sehat. Sementara 25 orang lainnya hingga saat ini masih dalam tahap pengawasan, namun statusnya masih dinyatakan sehat.

Tim Satgas yang dibentuk tersebut terdiri atas Ketua, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara dibantu 2 orang wakil masing-masing Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah danKepala Dinas Periwisata Provinsi Maluku Utara. Sedangkan Sekretaris, Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Dinkes Maluku Utara serta dilengkapi 8 bidang. (Hms/Ika/Ani)

Show More

Deteksi News

DETEKSI NEWS - Menggelorakan Optimisme

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close