SULA

Mantan Dirut RSUD dan Kadinkes Kepsul tak Layak Dicontoh

SANANA, Koridor Malut – Langkah Direktur RSUD Sanana, dr. Ivan Sangadji dan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kepulauan Sula (Kepsul), Irvan Pora yang mengundurkan diri disaat wabah virus corona atau Covid-19, dinilai sebagai tindakan yang tidak terpuji dan tidak layak dicontoh. Sebagai pihak yang bertanggung jawab dalam menjaga dan melayani kesehatan masyarakat, seharusnya kedua orang ini tampil di depan menjaga wilayah Kepulauan Sula agar tidak terpapar virus corona. Namun faktanya justru terbalik, keduanya malah mengundurkan diri.

Penilaian itu disampaikan praktisi hukum, Kuswandi Buamona, SH. Ketika dikonfirmasi Senin (30/03), Kuswandi mengatakan, sesuai regulasi, tidak ada aturan yang melarang seorang pejabat mengundurkan diri. Namun secara etika, saat seorang pejabat diambil sumpahnya untuk menduduki jabatan tertentu berdasarkan Surat Keputusan (SK) bupati, maka yang bersangkutan wajib bertanggungjawab terhadap terhadap tugas pokok dan fungsinya.

“Jika pejabat itu berhenti di tengah jalan, apalagi di saat mengahadapi masalah yang menjadi tanggung jawab institusi yang dipimpinnya, jelas itu merupakan tindakan yang tidak terpuji dan tidak layak dicontoh oleh PNS yang lain,” kata Kuswandi.

Menurutnya, semua jajaran pemerintahan, mulai dari tingkat pemerintah pusat sampai kelurahan dan desa, sedang berupaya melawan penyebaran virus corona, serta mengatasi kekhawatiran masyarakat yang makin tinggi. Upaya yang dilakukan pemerintah ini justru tercoreng dengan mundurnya Direktur RSUD Sanana Kepala Dinkes Kepsul.

“Menurut saya, mereka berdua ini adalah putra daerah yang seharusnya memberi contoh yang baik. Jangan hanya mementingkan jabatan dan kepentingan pribadi saja, namun harus melihat masyatakat secara keseluruhan,” tegasnya.

Olehnya itu Kuswandi berharap, orang-orang seperti ini harusnya tidak lagi mendapat jabatan di masa mendatang. Begitu pula jika mereka ikut dalam proses asesmen, mereka harus disingkirkan lebih awal, karena tidak memiliki tanggung jawab terhadap jabatan yang diemban.

“Saya minta kepada Bupati Hendrata Thes, agar setelah mereka mengundurkan diri, jangan lagi beri jabatan. Kalau perlu, pindahkan mereka di daerah-daerah terpencil,” pungkasnya. (edl)

Show More

Deteksi News

DETEKSI NEWS - Menggelorakan Optimisme

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close