HALMAHERA

Polsek Weda Penjarakan Dua Pelaku Penganiayaan, Satu Pelaku Bakal Menyusul

HALTENG, Monitor Malut– Risdandi (19) dan Jassri (18) adalah diduga pelaku penganiayaan terhadap Sidikin (18). Sementara Cipto, merupakan pelaku penganiayaan terhadap Hijrah (21) anak Hafiz Al-Quran 25 Juz.

Ketiga pelaku dengan motif yang sama itu adalah warga Desa Messa, Kecamatan Weda Timur, Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng). Namun Sidikin warga Desa Dotte, dan Hijrah (Korban) warga Desa Tepeleo, Kecamatan Patani Utara.

Lokasi kejadianya sama, yakni di Desa Messa. Sidikin dianiaya pada Kamis (12/3/2020) pukul 17.30 wit. Sedangkan Hijrah dianiaya pada Jum’at (10/4/2020) pukul 20.30 wit.

Saat ini Risdandi dan Jassri telah menjalani hukuman sebagai tersangka kasus pemukulan atau penganiayaan sejak Sabtu (11/4/2020) kemarin di Polres Halteng.

Sementara Cipto anak Kepala Desa Messa telah menjalani proses pemeriksaan. Polisi juga masih memeriksa saksi korban (Hijrah-red).

Kapolsek Weda, IPTU I Komang Suriawan, SH mengatakan, pihaknya telah menetapkan Risdandi dan Jassri sebagai tersangka bahkan sudah menjadi penghuni sel Polres Halteng.

“Risdandi dan Jassri sudah dilakukan penahanan, Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) sudah kami kirim ke Jaksa. Kemudian Cipto, kami sudah sampaikan kepada Aswia saksi korban untuk di periksa,” kata Kapolsek Weda, Rabu (15/4/2020).

“Kasus Cipto masih dalam proses penyelidikan. Nanti kalau saksi sudah lengkap semua, baru kami naikkan statusnya ke Penyidikan,” sambung Komang.

Adapun kronolog kejadian yang dilakukan Risdandi dan Jassri kepada Sedikin, yakni, pada hari Kamis tanggal 12 maret 2020 sekitar pukul 17.30 wit, Sidikin sedang bepergian ke Desa Messa.

Sesampainya di Messa, korban ditahan oleh Risdandi dan Jassri (Pelaku). Saat itu juga pelaku menayakan kepada korban bahwa, “Termasuk kamu (Korban) yang pukul saya waktu acara di Dessa Dotte?”. Korban menjawab, “sy tdk tahu tentang masalah itu”.

Mendengar alasan Sadikin, serentak itupun pelaku langsung memukul korban. Kemudian korban langsung dikeroyok secara bersama-sama oleh kedua pelaku.

Sedangkan Hijrah dianiaya oleh Cipto pada saat dirinya bersama Aswia saudari angkatnya pergi mencari ikan di Messa. Karena Cemburu, Cipto tanpa basabasi langsung memukul Hijrah hingga babak belur dan dilarikan ke Rumah Sakit.

Para pelaku diancam dengan Pasal 170 KUHP subsider Pasal 351. Komang menyebutkan, tersangka terancam hukuman 5 tahun penjara. (Red)

Show More

Azwar EKO

Penulis Nomor Register Kompetensi Dewan Pers: 3015-PWI/WU/DP/VI/2012/18/10/79 (Wartawan Utama)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close