ETALASE

Gadis Belia Di Halsel, Dianiaya Hingga Tewas

HALSEL, Koridor Malut – YS alias Yulianti, gadis belia (16) tahun warga Desa Laiwui, Kecamatan Obi, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) itu, dibunuh kemudian ditutup dengan daun kelapa dan daun keladi di lokasi pantai Bela, Desa Jikotamo.

Berdasarkan Informasi yang dihimpun media pada Minggu (10/ 05/ 20) sekitar pukul 22.30 WIT, telah terjadi kasus penganiayaan yang berujung pembunuhan terhadap korban inisial YS (16) dan Julham Lamurai (20) warga Desa Jikotamo Kecamatan Obi.

Dalam aksi penganiayaan tersebut, YS merupakan sisiwi yang masih duduk di kelas 2 SMK itu mengalami luka tusukan dibagian leher, dada kanan, perut, pinggul dan dibagian kemaluan hingga berakhir tewas ditempat.

Sementara itu, korban Julham Lamurai yang merupakan rekan YS, mengalami luka tusuk dibagian perut serta di kedua lututnya, dan saat ini masih mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Umum (RSU) Labuha.

Pelaku sendiri diketahui bernama Ikbal Ode Antara alias La Iki (25) dan Adenan Ode Antara alias La Anan (27) warga Desa Jikotamo, Kecamatan Obi Kabupaten Halsel. Kedua terduga pelaku pembunuhan tidak lain adalah kakak beradik.

Kapolsek Obi, Ipda Kristofel saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengaku, saat ini pihaknya dibantu tim Polres Halsel sedang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan pengejaran terduga pelaku pembunuhan.

“Iya benar, terjadi kasus penganiayaan yang menewaskan 1 korban dan 1 lagi dirawat di rumah sakit, dengan terduga pelaku sebanyak 2 orang. Saat ini, masih dilakukan olah TKP dan melakukan pengejaran terhadap ke 2 terduga pelaku,” katanya.

Untuk motif pembunuhan tersebut, Kristofel menjelaskan, saat ini masih dalam tahap penyelidikan.

“Untuk kasus ini, polisi masih melakukan tahap penyelidikan”, tutupnya. (Red)

Show More

Azwar EKO

Penulis Nomor Register Kompetensi Dewan Pers: 3015-PWI/WU/DP/VI/2012/18/10/79 (Wartawan Utama)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close