MOROTAI

Hipmamoro Sebut DPRD Morotai Lemah

MORITAI, Koridor Malut – Pengurus Besar Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Morotai (PB-Hippmamoro) Provinsi Maluku Utara, menilai DPRD Pulau Morotai secara kelembagaan sangat lemah apabila berhadapan dengan pemerintah daerah terutama Bupati Pulau Morotai, Benny Laos. Bahkan untuk urusan anggaran reses yang belum terealisasi saja, DPRD tidak mampu berbuat banyak. Akibatnya, pembukaan masa sidang pun tidak bisa dilaksanakan.

“Padahal kita tahu, lembaga DPRD itu harusnya mampu menemukan solusi atas masalah-masalah yang terjadi di daerah. Namun faktanya sangat jauh dari harapan publik. DPRD tidak mampu mencari solusinya, malah menjadi bagian dari masalah daerah,” kata Ketua Hippmamoro Rijal Popa.

Ketua Hippmamoro, Rijal Popa

Menurutnya, kedudukan DPRD sesuai UU MD3 memiliki imunitas DPRD, serta memiliki posisi politik yang sama dengan Bupati. Tapi kenyataannya, DPRD seperti tidak bervitamin saat berhadapan dengan eksekutif. Jika DPRD tidak mampu memperjuangkan nasibnya sendiri, maka kata Rijal, kehadiran DPRD Pulau Morotai dianggap sudah tidak penting lagi.

“Hippmamoro tidak akan tinggal diam. Kami akan mengkonsolidir kekuatan massa rakyat yang lebih besar untuk melahirkan mosi tidak percaya kepada DPRD Pulau Morotai yang sudah tidak enerjik, tidak bervitamin dan tidak produktif, yang kerap kali mengabaikan aspirasi masyarakat Pulau Morotai karena takut pada Bupati Benny Laos,” tegasnya.

Dikatakannya, alasan belum dicairkannya dana reses yang membuat tidak jalannya pembukaan masa sidang, merupakan alasan yang tidak logis. Seharusnya DPRD mampu melakukan diplomasi kepada pemerintah daerah agar segera mencairkan anggaran tersebut, bukan malah mengeluh di medsos.

“Ini sangat tragis. Dana reses tidak cair, DPRD tidak mampu mendesak pemerintah, malah curhat di medsos,” ketusnya. (aty)

Show More

Deteksi News

DETEKSI NEWS - Menggelorakan Optimisme

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close