MOROTAI

SMT Demo di Kantor Desa Tanjung Saleh

MORITAI, Koridor Malut – Sejumlah Mahasiswa yang tergabung dalam Solidaritas Mahasiswa Tabailenge (SMT) melakukan unjuk rasa di Desa Tanjung Saleh, Kecamatan Morotai Utara, Selasa (02/06). Mereka menuntut adanya peningkatan pengawasan dana desa untuk menghindari penyimpangan.

Menurut salah satu pendemo saat menyampaikan orasinya, demo yang mereka lakukan merupakan bentuk kepedulian dan bagian dari tanggung jawab untuk memonitor dan mengawasi penggunaan dana desa di Kecamatan Morotai Utara, khususnya di Desa Tanjung Saleh.

“Kepada pemerintah desa Tanjung Saleh, kami menuntut adanya transparansi penggunaan Dana Desa dan ADD, segera membayar gaji petugas kebersihan dan guru PAUD, secepatnya menyelesaikan proyek yang belum selesai, kembalikan anggaran BUMDES yang dipakai Pemdes Tanjung Saleh, secepatnya melakukan penyaluran BLT. Kami juga menuntut kepala desa agar terbuka mengenai BLT dan mengembalikan aset milik desa. Kepada BPD, kami minta anda-anda sadar posisi dan sadar diri, segera tnekan pemdes agar secepatnya menyelesaikan dapur sehat yang belum selesai,” kata orator saat menyampaikan sernyataan sikap.

Aksi yang diikuti puluhan massa ini dimulai di depan Kantor Camat Morut, kemudian menuju ke Kantor Desa Tanjung Saleh. Sampai demo berakhir, tidak satupun pejabat kecamatan maupun desa yang menerima penyampaian aspirasi massa. (aty)

Show More

Deteksi News

DETEKSI NEWS - Menggelorakan Optimisme

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close