MOROTAI

2020, PPA Polres Morotai Tangani 3 Kasus Pelecehan Seksual

MOROTAI, Koridor Malut – Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Morotai di tahun 2020 ini sudah menerima tiga pengaduan kasus dugaan pelecehan seksual. Dari tiga kasus tersebut, dua diantaranya sudah dilimpahkan ke Kejari Morotai, sementara satu kasus lainnya masih menunggu pihak korban membuat laporan polisi.

Saat temui di ruang kerjanya, Kanit PPA Polres Morotai, Aiptu Ihnan Bayo, mengatakan dibanding tahun 2020, jumlah kasus pelecehan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Pulau Morotai mengalami peningkatan di tahun 2019, yakni mencapai sembilan kasus. Dan semuanya sudah dilakukan tindakan hukum.

“Pelakunya rata-rata berusia di atas 30 tahun, sementara korban berusia di bawah 15 tahun,” ujarnya sambil menambahkan, menurutnya kasus pelecehan ini karena mulai ada kesadaran masyarakat serta keseriusan pihak kepolisian yang selalu mengadakan sosialisasi kepada masyaakat.

Sebagaimana diketahui, kasus pelecehan anak yang terjadi di tahun 2020 yakni menimpa korban berinisial E (10), alamat Desa Darame. Di kasus ini pelakunya adalah ayah tiri korban bernama Ruslin (43) dan rekannya bernama Satria (56). Kedua pelaku diduga sudah terpengaruh minuman keras dan melakukan pelecehan.

Kasus lainnya adalah pelecehan terhadap dua siswi SD di Desa Leo-leo Kecamata Morselbar, berinisial J (14) dan S (15). Kasus yang terjadi Februari lalu itu diduga dilakukan oleh Sumitro (30), oknum guru di SD tersebut. (aty)

Show More

Deteksi News

DETEKSI NEWS - Menggelorakan Optimisme

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close