Metro — Pemerintah Kota (Pemkot) Metro melalui dinas koperasi,UMK,UM dan perindustrian, adakan kegiatan pelatihan workshop digital marketing kepada 25 orang pelaku UMKM binaan. Kegiatan berlangsung di lec kartika Kota setempat, Rabu (3/9/2025)
Tujuan kegiatan adalah guna pelatihan digital yang dapat menjadi awal dari proses transformasi digital bagi para peserta ilmu dan keterampilan dipoles setidaknya dapat diterapkan secara nyata dalam usaha di mitra produktif lainnya.

Wakil Walikota Metro Rafieq Adi Pradana dalam kesempatan nya menyampaikan dengan pelatihan digital marketing tersebut berharap para pelaku UMKM bisa mendapatkan pasar Baru yaitu pasar dunia digital yang potensinya sangat besar bisa meningkatkan keuntungan ataupun omset.
“Di tengah perubahan yang masif ini digital marketing atau pemasaran digital menjadi salah satu ujung tombak transformasi bisnis.
Seperti yang kita ketahui UMKM ini masalahnya adalah rentannya untuk tidak laku atau mudahnya tutup usaha kami dari UMKM itu kami dari UMKM mencoba mencarikan pasar terbaik yang tidak perlu modal besar tapi bisa memberikan dampak besar bagi para umm tersebut,”ucapnya kepada awak media.
Saat menyampaikan sambutannya Rafieq juga mengatakan,platform seperti media sosial marketplace website email dan mesin pencari telah menjadi alat yang sangat efektif untuk menjangkau konsumen dengan biaya yang relatif rendah namun dengan jangkauan yang sangat luas dan hasil yang bisa terukur.
“Transformasi digital bukan hanya sebuah tantangan menjadi tetapi sekaligus sebuah peluang besar. Dengan jumlah pengguna internet yang terus dan menirngrqkat penetrasi perangkat mobile, masyarakat Indonesia memiliki potensi luar biasa untuk tumbuh dan berkembang di ranah digital,”. ungkapnya.
Sementara itu kepala dinas UMKM Kota Metro Deny Sanjaya dalam penyampaian laporan nya menambahkan,tujuan meningkatkan pemahaman serta konsep dan prinsip dasar digital marketing kemudian membekali serta dengan keterampilan teknis penggunaan platform digital untuk pemasaran kemudian mendorong peserta untuk memanfaatkan teknologi informasi dalam pengembangan usaha atau pekerjaan.
“Membangun ekosistem masyarakat terhadap perkembangan teknologi kemudian workshop atau peran digital diberikan kepada UMKM.
Peserta dari kegiatan workshop atau pelatihan digital marketing berjumlah 25 orang warga Kota Metro UMKM binaan Dinas koperasi UMK dan UM Kota Metro yang terdiri dari UMKM aktif dan perempuan kepala keluarga dan keluarga prasejahtera,”paparnya.
Ia menambahkan untuk narasumber dalam kegiatan tersebut adalah bapak Ahmad Gufron, dengan materi yang disampaikan meliputi memantau digital marketing kemudian pengertian algoritma branding pembuatan konten.
“Metode pelatihan dilaksanakan edukatif diskusi kelompok praktek langsung kemudian simulasi market digital, dan hasil yang dicapai diharapkan konsep dan strategi digital marketing. Peserta mampu mengidentifikasi platform digital yang sesuai dengan kebutuhan usaha. Peserta dapat membuat akun bisnis di media sosial perangkat kotak promosi dan melakukan analisa sederhana terhadap. Terbentuknya jejaring antar peserta untuk kolaborasi dalam perkembangan usaha berbasis digital,”tambahan nya.
Deni juga berharap dengan pelatihan digital ini dapat menjadi awal dari proses transformasi digital bagi para peserta ilmu dan keterampilan dipoles setidaknya dapat diterapkan secara nyata dalam usaha di mitra produktif lainnya.
“Kami berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak kelompok-kelompok UMKM lain nya. Semoga apa yang kita lakukan menjadi kontribusi nyata dalam pengembangan ambisitas SDM di era digital dalam bisnis UMKM,”pungkasnya.
