Metro — Kepala Bidang Inovasi Balitbangda Lampung Tengah, yang sekaligus sebagai sekretaris Integrated Area Development (IAD) Dra. Hj. Mardiana, M.M., usai berkunjung ke PLN UP3 Metro menyatakan rasa syukurnya atas progres yang dicapai. Menurutnya, koordinasi teknis terkait penyediaan aliran listrik kini telah mencapai tahap pematangan.
Hal tersebut juga menunjukkan ketegasan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Tengah dalam memperjuangkan harapan masyarakat Desa Way Terusan, Kecamatan Bandar Mataram, dalam mendapatkan akses penerangan dari PLN. Hal ini menjadi prioritas utama setelah adanya titik terang pasca pertemuan antara pemerintah daerah, masyarakat, dan pihak PLN.

“Alhamdulillah, pertemuan antara masyarakat Way Terusan dengan pihak PLN hari ini terlaksana dengan baik. Secara garis besar, rencana ini sudah tergambarkan hingga 85 persen, tinggal menunggu aksi nyata di lapangan,” ujar Mardiana saat memberikan keterangan.Rabu, 14 Januari 2025.
Tindak Lanjut Bersama Plt Bupati
Sebagai langkah konkret, pihak Balitbangda akan segera melaporkan hasil pertemuan tersebut kepada Pemerintah Daerah dan Plt. Bupati Lampung Tengah pada Selasa mendatang.
Saat ini, tim sedang merampungkan master plan serta data pendukung lainnya agar eksekusi program tidak menemui kendala administratif.
Mardiana menjelaskan bahwa kunci utama dari percepatan pembangunan di wilayah tersebut adalah adanya SK Integrated Area Development (IAD). SK yang telah ditandatangani oleh Bupati pada 28 Oktober 2025 lalu ini merupakan turunan dari Peraturan Presiden (Perpres).
“Dulu kita belum bisa bergerak bebas membantu masyarakat di sana. Namun, karena sekarang kita sudah mempunyai SK IAD, pemerintah daerah memiliki payung hukum untuk menyalurkan bantuan, baik yang bersumber dari APBD maupun APBN,” jelasnya.
Penanganan IAD Bukan Hanya Listrik, Tapi Juga Pendidikan dan Kesehatan.
Komitmen Pemkab Lampung Tengah ternyata tidak hanya berhenti pada urusan penerangan. Melalui skema IAD, pemerintah berencana melakukan intervensi menyeluruh untuk meningkatkan taraf hidup warga Desa Way Terusan.
“Pemerintah sangat mendukung penuh implementasi SK IAD ini. Tujuan besar kita adalah mensejahterakan masyarakat. Kami meminta dukungan doa dan kerja sama dari masyarakat Desa Way Terusan agar proses ini berjalan lancar sehingga bantuan dari kabupaten maupun pusat bisa segera dirasakan manfaatnya,” tutup Mardiana.
Diketahui, beberapa poin utama yang akan segera ditindaklanjuti meliputi:
* Penerangan: Percepatan instalasi jaringan listrik oleh PLN terutama di wilayah Way Terusan.
* Kesehatan: Peningkatan fasilitas dan akses layanan kesehatan masyarakat.
* Pendidikan: Pemenuhan sarana pendidikan yang layak.
* Kependudukan: Penuntasan administrasi kependudukan bagi seluruh warga. (Red)
