Metro — Wakil Ketua I DPRD Kota Metro Ahmad Kuseini, menegaskan komitmennya untuk melakukan pengawasan ketat terhadap proyek pembangunan Jalan Pattimura yang telah dimulai secara simbolis melalui peletakan batu pertama oleh Wakil Gubernur Lampung, yang menjadi salah satu urat nadi transportasi warga Kota Metro.
Hal tersebut diungkapkan Ahmad Kuseini usai kegiatan reses yang di laksanakan di kediamannya jalan Pattimura,gang Ambon kelurahan Banjarsari kecamatan Metro Utara pada Selasa, 12 Mei 2026.

Menurutnya pekerjaan proyek yang memakan anggaran 9,3 miliar rupiah tersebut membutuhkan pengawasan dari segala unsur agar mendapatkan hasil yang maksimal.
“Ini langkah awal di 2026. Proyek ini bernilai kurang lebih Rp9,3 miliar. Kami dari unsur pemerintah, bersama masyarakat dan media, akan mengawal bersama agar anggaran besar ini benar-benar menuntaskan keluhan masyarakat selama ini,” ujarnya.
Politisi PKS ini juga mengingatkan pihak pelaksana agar menjaga kualitas pekerjaan sesuai spesifikasi yang direncanakan. Ia berharap pembangunan ini memiliki daya tahan yang lama.
“Harapannya kualitasnya harus bagus. Jangan sampai sekali bangun, baru hitungan bulan sudah berlubang atau retak lagi. Kita ingin jalan ini bertahan hingga puluhan tahun,” tegasnya.
Terkait teknis pengerjaan, Kuseini menjelaskan bahwa sistem buka-tutup jalan akan diberlakukan. Pengerjaan akan dilakukan secara bertahap, dimulai dari satu sisi terlebih dahulu.
Selain jalan raya, warga Metro Utara juga mengusulkan perbaikan drainase dan penguatan Jaringan Irigasi Tersier di perbatasan Kelurahan Purwosari dan Purwoasri.
Masyarakat melaporkan adanya sumbatan pada saluran irigasi yang menghambat aliran air ke lahan pertanian di bagian hilir. Menanggapi hal itu, Kuseini berjanji akan segera meninjau lokasi tersebut.
“Informasinya banyak sumbatan sehingga air tidak sampai ke bawah. Kami akan lihat langsung kondisinya seperti apa. Ini menyangkut hajat hidup petani kita, maka harus segera dicari solusinya agar keresahan masyarakat terjawab,” pungkasnya (ADV)
